Arti Dari Jari Tengah

2 April 2013. Lagi lagi net di tumpang tindihkan dengan pekerjaan net yang seolah tanpa ujung dan tanda-tanda akan selesai. Tanpa rasa dan tanda tersadar waktu menunjukan pukul 06:30 sore. Disaat ingin bersiap siap pulang net mendapat panggilan briefing pekerjaan net yang baru, ya “yang baru” yang lama saja belum kunjung selesai sudah dijejali yang baru.

Selesai briefing tadinya net ingin melanjutkan pekerjaan net yang lain karna fikir net kalau tak cepat diselesaikan akan semakin bertumpuk. Namun sepertinya ada teman net yang ingin berdiskusi masalah melankoli, membaca gelagatnya akhirnya net memutuskan untuk pulang bersama teman net sebut saja KPOP (dia KPOP addicted).

Tak lama net dan KPOP singgah di rumah makan dan mendengarkan kisah melankoli KPOP akhirnya net pulang melalui jalan arah kasablanka – jatinegara – cakung – dst – sampai rumah net😀.

Waktu sudah sangat larut, sekuat tenaga tetap fokus dan terkontrol 40 – 60 Km/h net mengemudikan si merah yang sudah net anggap sebagai sahabat yang selalu membawa tantangan, ya tantangan.

Diperjalanan tepat di depan net munculah pengendara motor slebor. Kenapa slebor ? jelas didepan mata net sang pengendara motor dari badan kiri jalan crossing langsung ke badan kanan jalan. Beruntung dibelakangnya tidak ada apa-apa. Kemudian net melewati pengendara tersebut dengan aman😀.

Seling salip ditengah kendaraan net berusaha gesit mengambil celah setiap jeda antar kendaraan, situasi membawa net terhimpit di antara mobil dan tak dapat melaju karna di depan net ada pengendara motor yang berkecepatan tanggung, ditengah kesabaran net menunggu kesempatan mendapatkan celah. Net mendapatkan Tlakson dari pengemudi di belakang net. Celah dapat dan net otomatis melampaui pengendara di depan net.

Setelah lepas dari himpitan kemudian muncul pengemudi SLEBOR yang menyalip net dengan perilaku yang sama seperti yang net gambarkan sebelumnya. Posisinya seolah ingin menyerempet net dengan ban belakangnya dan reflek net menurunkan kecepatan drastis. Kemudian net ambil kecepatan melampaui si pengemudi SLEBOR dan ya net mengacungkan jari tengah setelah net melampauinya kemudian net tarik gas dengan harapan net menemui jalan aman & damai😀.

Terfikir aman net menurunkan kecepatan, dan malapetaka datang pengemudi SLEBOR mengejar net dan menyerempet ban belakang net dengan ban depanya, otomatis motor net tak seimbang. Belajar dari pengalaman net mungkin ini bakat atau apa net mampu menstabilkan kendaraan disaat kendaraan tak seimbang layaknya valentino rossi (Astagfirulloh ya Allah saya bukan ujub😀 ).

Mengulangi tindakanya membuat net geram dan sedikit naik pitam, akhirnya net menghentikan motor (ditengah jalan). Tanpa aba aba SLEBOR yang mungkin sudah jauh jauh naik pitam akibat layangan jari tengah net, muncul dengan menendang motor net kemudian menarik-narik net yang berdiri dengan menahan motor tanpa standar. Tak seimbang motor net terbanting kearah kanan.

Api melawan Api akan semakin menjadi jadi, Net tetap berfikir jernih dan tetap tersenyum dan bangkit. Helm net kemudian ditarik SLEBOR memukul wajah net entah bagian apa yang dia pukul diwajah net yang jelas mengenai kacamata net yang untungnya tidak pecah, tapi net tetap tersenyum karna dengan tersenyum, rasa sakit yang kita alami saat dipukul akan menjadi berkurang. Bisa dibilang ini perkelahian tanpa perlawanan. Terlepas itu net dibuat merungkuk  dan dia melayangkan kakinya kejam tepat kewajah net.

Berapi api SLEBOR bertanya apa maksudnya jari tengah, dan dia berkata bahwa dia seorang angkatan jadi jangan main-main denganya. Sejujurnya net ingin tertawa ketika dia berkata seperti itu, tapi net hanya tersenyum dan berkata bahwa tindakan dia yang membuat net mengacungkan jari tengah. Fikir net kalau dia seorang angkatan bukan kah seharusnya dia lebih tau aturan terutama dijalanan dan tidak bisa seenaknya,

Tapi lagi lagi ya sudahlah net meminta akhirnya meminta maaf jika memang dia tersinggung. Namun SLEBOR tetap emosi dengan mengulangi perkataanya seorang angkatan sampai menyebut nyebut semua seri senjata yang dia ketahui (jujur bagian ini net paling geli soalnya gak ada hubunganya emangnya dia bawa trus mau ngancem net pake tu senjata).

Ditengah sengitnya perkelahian sepihak tepat pada stasiun cakung Allah emang maha adil, banyak preman preman stasiun yang melerai net dan mencoba meredam emosi oknum tersebut. Pada akhirnya net dipaksa untuk meminta maaf. sambil tersenyum (sebenernya geli sendiri ngeliat oknum cuma diancungi jari tengah ngamuknya kayak asep kingkong obat nyamuk .. random…lol) net meminta maaf dan oknum SLEBOR pergi.

Diakhir kerumunan preman-preman stasium net menjabati tangan preman preman satu persatu sebagai tanda terimakasih karna sudah diberi bantuan. (udah kayak lebaran).

Kemudian salah seorang preman soleh stasiun berpesan “ambil hikmahnya saja”. dan net berkesimpulan Emosi sesaat yang membawa net pada tindakan yang tak perlu diambil harus dapat dikendalikan dengan lebih iklas dan bersabar.


Komentar komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s